Sport88

Born to Play, Born to Win

Tim nasional sepak bola Timor Leste (PortugisSeleção Timorense de Futebol) adalah tim nasional yang mewakili Timor Leste dalam sepak bola internasional senior pria. Tim ini dikendalikan oleh Federasi Sepak Bola Timor Leste, yang merupakan anggota FIFA sejak 12 September 2005, namun hanya merupakan anggota rekan Konfederasi Sepak Bola Asia. Walau demikian, Timor Leste tetap diundang dalam beberapa rapat dan agenda AFC.

Pertandingan internasional pertama Timor Leste berlangsung saat melawan Sri Lanka pada Maret 2003 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia AFC 2004. Dalam dua pertandingan di KolomboSri Lanka, Timor Leste kalah 3–2 dari tuan rumah Sri Lanka dan 3–0 dari Tionghoa Taipei.[6] Kemenangan pertama Timor Leste baru diraih pada tahun 2012, saat mereka mengalahkan Kamboja dengan skor 5–1 dalam rangkaian Kualifikasi Kejuaraan AFF 2012.[7]

Timor Leste belum pernah tampil dalam Piala Dunia FIFA. Pada tingkat regional, Timor Leste juga belum pernah tampil dalam Piala Asia AFC. Pada tingkat Asia Tenggara, Timor Leste telah tampil dalam tiga edisi Kejuaraan AFF, yakni pada tahun 20042018 dan 2020. Pada ketiga edisi tersebut, mereka tidak mampu lolos dari babak grup. Pada rentang 2007 hingga 2016, Timor Leste tidak pernah lolos dari babak kualifikasi.

Sejarah

Sepak bola mulai berkembang di Timor Leste sejak era kolonial Portugis, ketika banyak penduduk lokal dan pejabat Portugis bermain sepak bola amatir. Setelah Portugal mengakhiri pemerintahan kolonialnya, Indonesia menyerbu dan menduduki pulau itu. Timor Timur akhirnya memperoleh kemerdekaan dari Indonesia pada tahun 2000.

Federasi Sepak Bola Timor Leste diterima sebagai anggota rekan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dalam Kongres AFC ke-20 pada tahun 2002. Pertandingan internasional pertama Timor Leste berlangsung pada bulan Maret 2003. Timor Leste bergabung dalam Kualifikasi Piala Asia AFC 2004, yakni pada Grup B. Pertandingan berlangsung di KolomboSri Lanka. Pada pertandingan pertama tanggal 21 Maret 2003, Timor Leste kalah 3–2 dari tuan rumah Sri Lanka. Dua hari berselang, Timor Leste kembali menelan kekalahan, kali ini dengan skor 3–0 dari Tionghoa Taipei.

Timor Leste menjalani debut dalam kontes Asia Tenggara pada Kejuaraan AFF 2004. Tergabung dalam Grup B, Timor Leste kalah dalam empat pertandingan yang mereka jalani. Mereka hanya mampu mencetak masing-masing 1 gol dalam 2 pertandingan terakhir, dan total kemasukkan 18 gol. Pada Kualifikasi Kejuaraan AFF 2007, Timor Leste mengalami kekalahan dalam seluruh empat pertandingan yang mereka jalani, termasuk kekalahan 7 gol tanpa balas dari tuan rumah Filipina. Pada kualifikasi edisi selanjutnya, Timor Leste mampu menahan imbang tuan rumah Kamboja, meskipun mereka kalah dalam 3 pertandingan lainnya. Timor Leste kembali mengalami kekalahan dalam 3 pertandingan Kualifikasi Kejuaraan AFF 2010. Untuk edisi 2010, FFTL dilaporkan memilih para pemain yang bermain di negara lain, termasuk Brasil, Portugal, dan Australia. Hal ini juga mereka lakukan dalam SEA Games 2011.

Dalam Kualifikasi Kejuaraan AFF 2012, Timor Leste mampu membuat sejumlah kejutan. Pada pertandingan pertama mereka, Timor Leste mampu menang dengan skor 5–1 atas Kamboja. Walaupun kemudian kalah pada pertandingan selanjutnya dari tuan rumah Myanmar, Timor Leste kembali dapat meraih kemenangan pada pertandingan ketiga mereka saat menghadapi Laos dengan skor akhir 3–1.[8] Dalam dua pertandingan saat Timor Leste menang, tiga orang pemain sama-sama mencetak gol, yaitu Murilo de AlmeidaAdelino Trindade, dan Alan Leandro. Setelah memenangkan pertandingan kedua melawan Laos, pelatih Timor Leste Emerson Alcântara menyatakan, “Ini adalah kemenangan bagi rakyat Timor Leste. Mereka harus menunggu lama agar tim kami memenangkan pertandingan pertama mereka dalam kompetisi ini, tetapi sekarang kami meraih dua kemenangan dan ini adalah kemenangan penting bagi Timor Leste. Saya pikir sekitar 70 persen masyarakat Timor Leste hidup dalam kemiskinan, sehingga sangat penting untuk mendapatkan hasil ini bagi mereka, karena mereka mencintai sepak bola dan orang-orang bisa mendapatkan kepercayaan diri dan bangga dengan hasil ini. Sangat penting bagi kami untuk memotivasi masyarakat kami dan membantu mengubah hidup mereka.”[9]


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights